KOTA BOGOR - Milangkala Tatar Sunda 8/5/2026 berlangsung semarak melalui gelaran Kirab Budaya Bogor yang digelar di Bogor, Jumat (8/5/2026). Karnaval budaya ini menjadi simbol kuat pelestarian seni dan tradisi Sunda sekaligus wadah ekspresi para seniman dari berbagai daerah.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Dedi Mulyadi bersama sejumlah kepala daerah dari wilayah Bogor Raya. Kehadiran para pimpinan daerah turut menambah antusiasme peserta maupun masyarakat yang memadati jalannya kirab budaya.
Kirab dimulai dari Museum Pajajaran Batu Tulis dan berakhir di kawasan Lawang Suryakencana. Ribuan warga tampak memadati sepanjang rute untuk menyaksikan langsung berbagai pertunjukan seni khas Jawa Barat yang ditampilkan para peserta.
Karnaval budaya ini diikuti oleh perwakilan dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, serta peserta dari Jakarta, Banten, hingga Jawa Tengah. Beragam kesenian tradisional seperti rampak kendang, tari jaipongan, angklung, reog, sisingaan, hingga busana adat Sunda tampil memukau dan menghidupkan suasana kota.
Mengusung semangat ngamumule budaya Sunda di tengah derasnya arus modernisasi, Kirab Budaya Bogor 2026 menjadi pengingat kuat bahwa Bogor memiliki akar sejarah penting sebagai bagian dari wilayah Kerajaan Pajajaran.
Pemerhati budaya Andy Java mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor dalam menghadirkan karnaval budaya setiap tahun. Menurutnya, Milangkala Tatar Sunda bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap budaya Sunda.
“Kirab seperti ini penting. Budaya Sunda harus hidup di ruang publik, bukan hanya di museum. Kalau anak muda lihat langsung helaran seni budaya begini, mereka jadi tahu bahwa kita punya warisan yang keren dan layak dibanggakan,” ujar Andy Java, Sabtu (9/5/2026).
Antusiasme masyarakat Bogor pun terlihat luar biasa. Sejak pagi hari, warga bersama keluarga dan anak-anak sudah memenuhi area kirab demi menyaksikan kemeriahan budaya Sunda secara langsung.
“Senang banget ada karnaval budaya. Apalagi ada Pak Gubernur dan para wali kota-bupati. Anak-anak jadi tahu tari Sunda, musik Sunda. Semoga tiap tahun ada terus,” ungkap salah seorang warga yang hadir.
Pemerintah berharap Kirab Budaya Bogor,8/5/2026 mampu memperkuat pelestarian budaya Sunda sekaligus mendorong sektor pariwisata berbasis kearifan lokal. Pelibatan komunitas seni, sanggar budaya, dan sekolah diharapkan dapat menjaga regenerasi pelaku seni Sunda agar tetap hidup dan berkembang di masa depan.
(Imelda)


