Bekasi - Selasa 21 April 2026 kondisi memprihatinkan terlihat di sepanjang Jalan Kemakmuran, Kota Bekasi, tepatnya di belakang Kantor Wali Kota Bekasi. Tumpukan urugan tanah tampak menutupi sebagian badan jalan, sehingga mengganggu aktivitas lalu lintas kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.
Proyek yang tengah berlangsung di lokasi tersebut diketahui dikerjakan oleh kontraktor PT. Locita Maha Dana dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp5 miliar. Namun, pelaksanaan proyek ini menuai sorotan karena dinilai tidak profesional.
Selain menyebabkan jalan menjadi kotor dan semrawut, para pekerja di lapangan juga terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan standar keselamatan kerja yang berlaku. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi risiko kecelakaan kerja.
Saat ditemui oleh tim media, mandor pelaksana proyek, Bapak Amin, menyampaikan bahwa urugan tanah tersebut akan segera dipinggirkan. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut terkait penyebab kondisi tersebut maupun waktu pasti penanganannya.
Sementara itu, pihak media juga sempat menerima nomor kontak penanggung jawab proyek yang disebut bernama Dani. Namun, ketika dihubungi, nomor tersebut dalam keadaan tidak aktif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan masyarakat maupun tindak lanjut penanganan proyek tersebut. Warga berharap pihak pelaksana segera merapikan area proyek agar tidak terus mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
(MARHADI)


