Karawang - Curah hujan tinggi yang terus mengguyur sejumlah wilayah menyebabkan banjir di berbagai daerah. Hujan deras yang berlangsung tanpa henti mengakibatkan saluran air tersumbat, sehingga aliran air tidak lancar dan meluap ke jalan raya hingga masuk ke rumah-rumah warga. Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Banjir juga melanda wilayah Desa Puspasari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Genangan air terlihat di beberapa ruas jalan dan sebagian rumah warga terdampak luapan air.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Puspasari, Hj. Sukaesih, turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring dan meninjau warga yang terdampak banjir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026.
Dalam kunjungannya, Hj. Sukaesih menunjukkan kesigapan dengan menyalurkan bantuan sembako kepada 40 warga yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit akibat bencana banjir.
“Kami bersyukur, alhamdulillah dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, kami bisa membantu warga yang terdampak banjir dengan penyaluran sembako,” ujar Hj. Sukaesih di sela-sela kegiatan.
Ia menjelaskan bahwa bantuan sembako tersebut diperoleh melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI), kemudian langsung dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
“Kami langsung sigap mengambil bantuan sembako di BPBD dan PMI, lalu kami salurkan kepada warga yang terdampak. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu kebutuhan warga,” tambahnya.
Pemerintah Desa Puspasari juga mengimbau warga untuk tetap waspada, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi, serta menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tidak tersumbat dan risiko banjir dapat diminimalkan.
(NSH)


