-->

Notification

×

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Lantik 67 Pejabat Pemkot Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Dorong Birokrasi Lebih Adaptif dan Kolaboratif

Rabu | November 04, 2026 WIB Last Updated 2026-11-04T15:45:06Z

 


KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 67 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Senin (2/11/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Nonon Sonthanie, Gedung Pemkot Bekasi.


Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam mengoptimalkan struktur organisasi pemerintahan, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Sebanyak 67 pejabat yang dilantik mengisi sejumlah posisi strategis, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, hingga jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).


Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa setiap pejabat yang menerima amanah harus mampu menjadi penggerak organisasi serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik di seluruh jajaran pemerintahan.


Menurut Tri, posisi Sekretaris Daerah memiliki peran sangat strategis dalam menjembatani kepala daerah, wakil kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sekitar 23 ribu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bekasi.


" Sekda memiliki tugas yang sangat sentral. Ia harus mampu menjembatani dan mengomunikasikan berbagai kebutuhan, sekaligus menjadi penyambung lidah bagi ASN. Yang paling penting, Sekda harus mampu menggerakkan roda organisasi Pemerintah Kota Bekasi," ujar Tri.


Selain itu, Tri meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan kualitas kinerja dengan lebih mengutamakan hasil atau outcome, bukan sekadar menyelesaikan kegiatan secara administratif.


Ia juga menekankan pentingnya evaluasi, pembelajaran, serta kolaborasi lintas perangkat daerah agar setiap program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Sekarang kita harus berbicara tentang outcome, bukan hanya output. Pelajari bagaimana menyusun laporan dan mengeksekusi program. Kita harus terus mengevaluasi diri, beradaptasi, serta mengonsolidasikan program antarperangkat daerah agar efisiensi dan efektivitas benar-benar terwujud," tambahnya.


Lebih lanjut, Tri mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.


Ia berharap seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi terus meningkatkan kapasitas diri, saling berbagi pengetahuan, serta memperkuat kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.


Melalui pelantikan 67 pejabat tersebut, Pemerintah Kota Bekasi berharap tercipta birokrasi yang semakin solid, responsif, adaptif, dan kolaboratif, sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik serta menghasilkan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kota Bekasi.



(Marhadi) 

×
Berita Terbaru Update