KOTA BEKASI - Hangat, sederhana, namun sarat makna. Itulah suasana Halal Bihalal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026. Mengusung tema “Silaturahmi Tanpa Sekat, Pers Tetap Kuat: Tegak, Kritis, dan Bermartabat”, kegiatan ini menjadi ruang temu yang mempererat solidaritas insan pers di Bekasi Raya.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran penting organisasi, mulai dari Dewan Pembina Hendri Siregar, Dewan Penasehat Herman Sugianto, Wakil Ketua II Ewwy Widiansyah, hingga jajaran KSB lengkap: Ketua Ade Muksin, S.H, Sekretaris M. Lengkong, dan Bendahara Nina. Kehadiran mereka mempertegas bahwa kebersamaan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi organisasi.
Berbeda dari seremoni formal, Halal Bihalal ini justru terasa lebih membumi. Seluruh rangkaian kegiatan terselenggara dari semangat gotong royong. Para anggota PWI Bekasi Raya secara sukarela menyumbangkan makanan dan minuman - mulai dari hidangan utama hingga kue kering dan kue basah—yang tersaji sebagai simbol kepedulian dan kebersamaan.
Tak ada sekat, tak ada jarak. Semua berbaur dalam suasana kekeluargaan yang hangat. Canda, tawa, dan obrolan ringan menjadi perekat yang memperkuat ikatan di tengah kerasnya dinamika profesi wartawan.
Yang lebih membanggakan, seluruh biaya kegiatan ini sepenuhnya ditanggung oleh anggota PWI Bekasi Raya. Sebuah cermin kemandirian sekaligus bukti bahwa organisasi ini hidup dari semangat kolektif, bukan ketergantungan.
Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H, menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan refleksi kekuatan internal organisasi.
“Halal bihalal ini bukan hanya tentang saling memaafkan, tapi tentang merawat kebersamaan. Kita ingin menunjukkan bahwa PWI Bekasi Raya berdiri dengan kekuatan dari anggota—solid, mandiri, dan berintegritas,” tegas Ade.
Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan pers berawal dari internal yang sehat.
“Kalau kita ingin pers tetap tegak, kritis, dan bermartabat, maka pondasinya harus kuat. Dan itu dimulai dari kebersamaan seperti hari ini,” tambahnya.
Halal Bihalal ini menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia menjelma menjadi pernyataan sikap - bahwa di tengah tantangan zaman, insan pers Bekasi Raya tetap memilih berdiri bersama, menjaga marwah profesi dengan kekuatan solidaritas.
(Red)


