Jakarta, 29 April 2026 - PT. Hyppe Teknologi Indonesia secara resmi meluncurkan Hyppe 2.0, Platform digital anak bangsa yang berfocus pada pengembangan creator economy, monetisasi konten dan kolaborasi antara creator, brand serta pelaku usaha di Indonesia.
Pelincuran ini menandai langkah strategi Hyppe dalam memperkuat posisi sebagai platform local yang tidak hanya menjadi ruang ekspresi digital, tetapi juga sebagai sarana ekomoni bagi para kreator dan pelaku industri kreatif.
Sebelumnya Hyppe memang telah dikembangkan sebagai platform yang mendorong monetisasi konten dan pemberdayaan kreator local di Indonesia.
Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Dalam momentum peluncuran Hyppe 2.0, dilakukan penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dengan berbagai mitra strategis, antara lain:
• Produksi Film Negara
• Radio Republik Indonesia
• PT.Napakboemi Cipta nada (music publishing)
• PT.Rajawali Nusantara
Internasional sebagai mitra Strategis dan calon equity partner
Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara platform digital, indistri konten, penyiaran public dan sektor investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis teknologi di Indonesia.
Fokus: Creator Economy & Monetisasi
Hyppe 2.0 hadir dengan pendekatan yang menempatkan creator sebagai pusat ekosistem, dimana pengguna tidak hanya menjadi konsumen konten, tetapi juga memiliki peluang untuk memperolah nilai ekonomi dari aktivitas digital mereka.
Model ini sejalan dengan tren global di mana media sosial tidak lagi sekadar platform distribusi melainkan menjadi mesin ekonomi baru berbasis creator dan komunitas.
Dukungan Tokoh Nasional
Acara peluncuran turut dihadiri oleh Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo, Anggota DPR RI komisi VII, sekaligus wakilketua umum Kadin bidang kebudayaan, yang menyampaikan pentingnya penguatan platform digital nasional sebagai bagian dari kedaulatan ekonomi dan industry kreatif Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa kehadiran platform local menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa nilai ekonomi digital dapat dinikmati oleh pelaku industri dalam negeri.
Minat Investasi Strategis
Dalam acara tersebut, CEO PT.Rajawali Nusantara Internasional, Hiskia Pasaribu juga menyampaikan minat strategis untuk menjajaki Kerjasama investasi dan aksi korporasi terhadap Hyppe.
Hiskia Pasaribu menegaskan bahwa penjajakan ini akan dilakukan secara professional melalui proses evaluasi dan due diligence, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.
Menuju Platform Nasional Berdaya Saing Global
Dengan dukungan berbagai mitra strategis, Hyppe 2.0 diharapkan dapat menjadi:
Platform monetisasi creator local penghubung antar konten, commerce, komunitas bagian dari infrastuktur ekonomi digital Indonesia.
Tentang Hyppe
PT.Hyppe Teknologi Indonesia adalah Perusahaan teknologi yang mengembangkan platform media sosial berbasis creator economy, dengan focus keamanan, monetisasi konten, dan pemberdayaan creator local. Platform ini dirancang sebagai alternatif media sosial yang lebih aman dan memberikan nilai ekonomi bagi penggunanya.
Tentang PT.Rajawali Nusantara Internasional
PT.Rajawali Nusantara Internasional Adalah Perusahaan investasi dan pengembangan usaha yang berfokus pada sektor strategis, termasuk ekonomi digital, media,dan industri kreatif, dengan pendekatan pertumbuhan jangka panjang dan kolaborasi strategis.
(Red)




